Rabu, 03 Maret 2010

Bible World

Kebun Rahasia Salomo

Salomo naik takhta menjadi Raja Israel tahun 961 SM dan memerintah selama tiga puluh sembilan tahun. “Salomo” artinya perdamian. Sesuai arti namanya, selama masa pemerintahannya Yerusalem menjadi salah satu kota terpenting pada masanya. Selain dikenal sebagai seorang penguasa yang mampu membawa bangsanya pada masa keemasan, Salomo juga dikenal sebagai sosok dengan hikmat yang tak tertandingi sehingga banyak orang bijaksana tunduk di bawah kekuasaannya. Lebih dari tiga ribu kata-kata bijaksana dan nyanyian (mazmur) ditulisnya sepanjang hidupnya.

Namun, tahukah Anda bahwa Salomo ternyata juga dikenal sebagai tukang kebun (Pkh. 2:4-6)? Banyak pakar sejarah dan arkeologi menyatakan bahwa sebenarnya letak kebun-kebun Salomo tidak jauh dari istana. Pasalnya beberapa kilometer di luar kota Yerusalem terdapat tiga penampungan air besar, secara tradisonal disebut Kolam Salomo, yang sengaja dibangun untuk mengairi kebun-kebun Salomo.

Konon kebun Salomo berbentuk persegi empat dengan temboktembok mengelilinginya. Seperti kebanyakan kebun lainnya di Israel, kebun-kebun milik Salomo pun ditanami anggur. Namun bagian kebun yang paling unik adalah bagian yang khusus ditanami rempah-rempah, karena perdagangan jarak jauh dengan India dan Arabia telah memberinya banyak tanaman eksotis. Salah satu hasil terbaik rempah-rempah adalah minyak Narwastu yang bibitnya berasal dari Himalaya, Asia. Batang narwastu kering merupakan salah satu komoditas perdagangan penting di dunia kuno. Para pedagang membawa narwastu kering melintasi Asia dengan menyimpannya di kotak batu pualam putih untuk menjaga keharumannya. Itulah sebabnya minyak ini harganya sangat mahal.

Kitab Kidung Agung menyatakan bahwa kebun-kebun Salomo ada di Baal Hamon (Kid. 8:11), suatu tempat yang tidak dikenali dan tidak disebut di tempat lain di Alkitab. Walau demkian sampai sekarang tak seorang pun dapat menemukan lokasinya secara pasti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar